sumber: https://vemalezone.wordpress.com/2013/11/09/dampak-anak-banyak-nonton-tv-bikin-telmi/


TELEVISI di era modern seperti sekarang sudah lama merambah segmentasi anak-anak. Tahukah Anda kalau tontonan televisi dapat berpengaruh terhadap perkembangan otak anak, pada usia 0-3 tahun dapat menyebabkan gangguan perkembangan bicara, menghambat kemampuan membaca seraca verbal maupun pemahaman.

Selain itu, anak menjadi sulit mengekspresikan pikiran melalui tulisan. Apalagi saat tontonan tersebut menampilkan adegan kekerasan yang memicu meningkatnya agresivitas pada anak sehingga dapat berakibat fatal, umumnya ini terjadi pada anak usia 5-10 tahun, hal ini disebabkan mereka tidak bisa membedakan antara sungguhan atau hanya rekayasa saja.

Anakpun bisa menjadi lebih konsumtif karena tayangan iklan yang mereka lihat, iklan memang dibuat me- narik sedemikian rupa oleh pengiklan untuk menarik minat para penonton. Semangat belajar anak menjadi menurun, sehingga menyebabkan anak memiliki pola pikir sederhana, dan kurang kritis.

Adanya televisi membuat anak menjadi lebih pasif karena terlalu sering menonton. Aktivitas di luar ruanganpun jarang dilakukan seperti bermain di taman, bersosialisasi dengan teman-temannya, bersepeda dan lainnya, yang menyebabkan anak menjadi tidak kreatif. Padahal aktivitas luar ruangan dapat mengurangi resiko anak terkena obesitas.

Kini, banyak sekali tontonan televisi yang menayangkan adegan seksual tidak pada saat waktu yang tepat, sehingga anak tidak sengaja melihat hal-hal yang belum pantas mereka lihat, akibatnya mereka matang secara seksual lebih cepat dari seharusnya. Bahkan akibat rasa keingintahuan anak yang tinggi mereka meniru apa yang mereka lihat sehingga tidak jarang banyak sekali kasus-kasus yang melibatkan anak di bawah umur.

Oleh karena itu, sebagai orang tua harus cermat untuk memilih tayangan yang baik untuk anak. Bukan hanya memilih saja, tetapi penting sekali untuk mendampingi mereka saat menonton televisi, meskipun terkadang televisi telah memberikan keterangan di televisi bukan berarti tayangan yang dilihat sudah aman. Selain itu menonton bersama dengan anak dapat memperat hubungan anak dan orang tua. Anak juga bisa langsung bertanya kepada orang tua apabila mereka tidak mengerti apa yang telah mereka lihat.

(Adi Khairi Rahimi/ multimediapendidikan.com)

 

394 total views, 2 views today

Reportase

Kenali Dampak Negatif Tontonan Televisi untuk Anak

Project Details

  • 01/01/2016
  • Zul1000

Leave a Reply