Disdik Aceh Sosialisasikan UN 2014

Disdik Aceh Sosialisasikan UN 2014

Banda Aceh-Dinas Pendidikan Aceh, mensosialisasikan Ujian Nasional (UN) 2014.Sosialisasi dimaksud diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan kab/kota se Aceh, Ketua dan Bendahara Panitia UN Tingkat Kabupaten/Kota se Aceh dan Petugas Monitoring dari Dinas Pendidikan Aceh, yang berlangsung pada Senin, 16 hingga 18 Maret, di Hotel Rasamala, di Kawasan Stui, Kota Banda Aceh.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Anas M. Adam, saat membuka sosialisasi tersebut, mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang Pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2014 kepada Pemangku kepentingan pada Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Kabupaten Kota dan lembaga/instansi terkait.
“Dengan tujuan, agar pelaksanaan Ujian Nasional di Aceh dapat berjalan baik dan sukses, baik sukses pelaksanaan juga sukses hasil,” kata Anas.
Ketua UN Dinas Pendidikan Aceh, Bahrum Yakob, mengatakan, sosialisasi UN 2014 ikut menghadirkan dua pakar dari Jakarta, Dr T. Ramli Zakaria, anggota Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP) dan Handayani Sumarno dari Balitbang Kemendikbud.
“Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Ketua dan Sekretaris penyelenggara UN, Ketua MPD Aceh, Kapala Bidang Pendidikan Agama Islam, Kabid Madrasah, perwakilan dari Unsyiah, Prof. Warul Walidin AK dan Ketua LPMP Aceh, Makmun Ibrahim dan para kepala PPMG se-Aceh,” katanya menyebutkan.
 
Menurutnya, masing-masing pemateri akan menyampaikan materinya yaitu, penjelasan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Nasional, penjelasan teknis penyelenggaraan Ujian Nasional, prosedur keuangan dan pertanggungjwaban kegiatan dan validasi  data peserta Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah, ujarnya.
Dia menyebutkan, Ujian Nasional untuk tingkat SMA/MA, SMALB, SMK, Paket C, akan berlangsung pada 14–16 April 2014 siswa kelas XII akan mengikuti Ujian Nasional dan disusul oleh siswa kelas IX atau kelas III SMP/MTs, dan SMPLB yang akan mengikuti Ujian Nasional pada tanggal 05-08Mei 2014, dan Ujian Sekolah bagi siswa SD/MI,dan SDLB akan berlangsung pada tanggal 19-21 Mei 2014.
“Berbagai komponen yang terkait dengan pelaksanaan Ujian Nasional tentunya telah mempersiapkan segala sesuatu demi kesuksesan pelaksanaan dan hasil Ujian tersebut. Guru dan siswa merupakan komponen inti dan menjadi sasaran utama dalam mempersiapkan diri agar siswa mereka sukses dalam menghadapi Ujian Nasional,” sebutnya menuturkan.
Dijelaskan dia, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 63 ayat satu disebutkan bahwa, penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, mengamanahkan bahwa perlu adanya penilaian hasil belajar tingkat nasional.
“Ini ada tiga tujuan yang ingin dicapai, seperti, penilaian hasil belajar oleh pendidik, penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dan penilaian hasil belajar oleh pemerintah,”terangnya.
Masih kata dia, terkait penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester,ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.
“Penilaian hasil belajar oleh pendidik digunakan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik, bahan penyusunan laporan hasil belajar; dan memperbaiki proses pembelajaran,” paparnya.
Terkait penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan, bertujuan untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran.Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga.
“Dan kesehatan merupakan penilaian akhir untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan,” lanjutnya.
Terakhir soal penilaian hasil belajar oleh pemerintah, sambung dia lagi, ini dilakukan dalam bentuk Ujian Nasional bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Ujian nasional dilakukan secara obyektif, berkeadilan,dan akuntabel. Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan, dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya serta penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan; dan pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan,”sambung dia.
Lulus Ujian Nasional
Dari uraian di atas, tambahnya lagi, jelas terlihat bahwa kelulusan siswa tidak hanya semata-mata ditentukan oleh hasil ujian nasional tetapi ditentukan oleh sekolah dengan memperhatikan syarat-syarat kelulusan siswa dan lulus ujian nasional hanya salah satu syarat agar siswa dapat dinyatakan lulus dari sauan pendidikan. (Afrizal)

 

2,162 total views, 2 views today

Leave a Reply